Tanah Pilih DKP Genjot Produksi Ikan, Fokus Budidaya Ikan Patin

DKP Genjot Produksi Ikan, Fokus Budidaya Ikan Patin

18
0
BAGIKAN

JAMBI – Sembari melakukan program-program untuk meningkatkan hasil produksi ikan budidaya dan ikan tangkap. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi juga akan memaksimalkan pasar yang ada di Provinsi Jambi dengan harapan dapat memasarkan ikan hasil produksi petani lebih luas lagi. Selain pasar dalam daerah seperti pasar tradisional Angso Duo, Talang Banjar, Simpang Pulai dan pasar modern lainya, DKP Provinsi Jambi juga akan memanfaatkan pasar diluar daerah juga.

Selain pasar-pasar tersebut, menurut Saipudin, Kepala DKP Provinsi Jambi. Pihaknya juga menyediakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang jumlahnya saat ini mencapai 1500 unit tersebar di 11 Kabupaten. Dengan kelompok-kelompok pengolah pasar dengan sistem nilai tambah, caranya mengolah ikan hasil produksi tersebut menjadi beberapa olahan yang mempunyai nilai jual tinggi. Misal ikan patin, kulitnya dijadikan kerupuk, dagingnya dijadikan abon, bakso, sosis danlainya. “Menurut penelitian, nilai tambah 1 Kg ikan patin yang diolah bisa mencapai  Rp 120 ribu,” Ungkapnya.

Permasalahan terbesar saai ini menurut Saipudin adalah pada tersedianya sumber daya ikan, sungai Batanghari sendiri sudah tidak banyak lagi memproduksi ikan. “Mulai dari hulu hingga hilir sudah sangat menipis, karena kondisi aliran air sungai tidak bagus lagi. Banyak pencemaran dan cara menangkap ikan yang salah,” Katanya.

Upaya  Restocking juga dilakukan oleh DKP Provinsi Jambi, tahun lalu sudah menyebar 1 Juta benih bibit ikan di perairan yang masih layak. Terutama dibagian hulu sungai. Kearifan lokal seperti Lubuk Larangan juga terus dikembangkan, sistem yang diterapkan adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Fungsi DKP Provinsi Jambi sendiri adalah sebagai recoveri  yakni mengembalikan kondisi ikan. “Disamping produksi kita juga recoveri ,” Ujar Saipudin.

Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini adalah kelompok tani sebagai pelaku usaha perikanan juga menjadi perhatian DKP Provinsi Jambi. Upaya penyuluhan dan pelatihan kepda kelompok-kelompok tani terus dilakukan. Akses permodalah menjadi salah satu program penting yang dilakukan DKP Provinsi Jambi, dengan harapan kelompok-kelompok terbawah sektor perikanan juga mendapatkan bantuan modal dari pihak Bank. DKP Provinsi Jambi juga berkerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam upaya membantu kelompok-kelompok usaha perikanan supaya mendapatkan modal usaha sendiri. “Kita memfasilitasi petani supaya mendapat modal sendiri dari pihak Bank,” Ungkapnya. (cr02/mui)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here