Tanah Pilih Investor Komit Dapat Berinvestasi untuk Pantai Timur

Investor Komit Dapat Berinvestasi untuk Pantai Timur

51
0
BAGIKAN
Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli. Foto: Dok/Jambi Independent

JAMBI – Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mengatakan pihak Pemerintah Provinsi Jambi membuka peluang kepada seluruh investor, yang ingin menanamkan modal dalam pembangunan pantai timur Jambi. Investor bisa menanamkan modal di Pelabuhan Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur atau untuk memgembangkan usaha di Provinsi Jambi.

Zola mengatakan audah banyak calon investor yang datang dan berniat menanamkan modal untuk Pembangunan Kawasan Pantai Timur sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Banyak investor yang sudah bertemu saya, ada dari Jepang, Belanda, China, dan saya tidak mempermasalahkan asal. Kami terbuka untuk siapapun,” katanya.

Menurutnya, investor yang dibutuhkan adalah mereka yang betul-betul komitmen. Dia mengatakan jangan sampai Pemerintah Provinsi Jambi bertemu pemain-pemain yang justru menimbulkan masalah. Sebab Jambi ingin cepat membangun pelabuhan tersebut.

Zola mengatakan pemerintah Jambi harus pintar untuk menjual potensi daerah yang ada. Investor harus diberi keyakinan bahwa mereka mendapat untung, dan pemerintah harus diuntungkan dengan kemajuan perekonomian masyarakat.

“Kawasan Pelabuhan Muarasabak memiliki luas lahan 189 hektare, namun saat ini baru dikeraskan atau digunakan seluas tiga hektare. Sebab itu saya terus menyakinkan investor bahwa potensi di pelabuhan ini luar biasa, posisinya juga bagus, dekat dengan laut lepas juga, dengan Singapura, Batam dan Malaysia,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya, Pelabuhan Muarasabak tinggal meningkatkan fasilitasnya saja secara bertahap. Pihak Pelindo II terus membangun gudang-gudang, PLN siap menyediakan listrik, ketersedian air bersih dari kabupaten juga difasilitasi dan jaringan seluluer yang diupayakan bekerjasama dengan Telkomsel.

Terkait pengerukan sungai di kawasan pelabuhan untuk menampung kapal, Zola mengatakan Kementerian Perhubungan sudah mengarahkan Pelindo II untuk mengeruk sungai tersebut. “Ada beberapa titik yang akan dilakukan pengerukan, itu pembiayaannya dari Kementerian Perhubungan dan Pelindo. Bayangannya kapal dengan panjang 100 meter bisa masuk ke pelabuhan ini,” katanya.

Sementara itu, GM PT Pelindo II Cabang Jambi Yana Pratapa, mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan gudang-gudang untuk penyimpanan barang-barang yang akan diberangkatkan lewat pelabuhan. Mereka kuga sedang menyiapkan crane. “Barang-barang yang tidak bisa keluar pelabuhan karena keterlambatan bisa masuk gudang kita dulu, jadi tidak terkena hujan dan panas,” kata Yana.

Saat ini, aktivitas bongkar muat rutin di pelabuhan itu baru sebatas sawit rakyat, semen yang sudah packing dan batu split. Sedangkan investor yang sudah masuk bergerak di kegiatan aspal curah dan semen. “Bagi investor yang masuk silahkan ambil lahan dan garap sendiri,” katanya.‎ (enn/mui)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here