Eto’o Rambah Bisnis Provider di Kamerun PDF Cetak E-mail
 Dibaca: 272 kali.
Olahraga
Ditulis oleh jpnn   
Sabtu, 31 Desember 2011 11:09
SAMUEL Eto’o menyadari kalau karir pemain sepak bola pendek. begitu memasuki usia 30 tahun ke atas, perlahan-lahan karir akan menurun. Usia Eto’o sudah 30 tahun. Menyadari dirinya sudah berada di pengujung karir, mantan bomber Barcelona dan Inter Milan itu mulai melakukan investasi.  Tapi, tidak seperti mayoritas pemain yang biasanya mengejar sertifikat pelatih untuk persiapan pensiun, Eto’o justru menekuni bisnis telekomunikasi di Kamerun.

Tidak tanggung-tanggung, Eto’o membangun perusahaan provider yang diberi nama Set Mobile. Perusahaan itu menjadi provider ketiga di Kamerun setelah perusahaan asal Prancis Orange dan perusahaan multinasional MTN.

Bisa dibilang, Set Mobile merupakan provider milik Kamerun pertama. Jaringannya menjangkau seluruh Kamerun, tapi belum seluas Orange dan MTN yang berebut pangsa pasar di seluruh Afrika. Set Mobile berusaha muncul sebagai alternatif.

Dengan citra yang dimiliki Eto’o dan kebutuhan telekomunikasi yang terus meningkat, diyakini Set Mobile punya potensi untuk besar. Di perusahaannya itu Eto’o menggelontorkan investasi sebesar USD 152.449 atau setara Rp 1,3 miliar. Penggunaan nama Set?Mobile juga merupakan inisial dari nama Samuel Eto’o.

Pada hari pertama peluncuran Set Mobile, langsung terjual 50 ribu SIM card. Namun, para pembeli belum bisa langsung menikmati layanan dari Set Mobile, karena mereka baru mengaktivasi layanan mulai 21 Januari nanti, bersamaan dengan pembukaan Piala Afrika 2012.

Saat launching, CEO Set Mobile Charles Gueret berharap mereka bisa memenuhi kebutuhan warga Kamerun akan akses informasi. Mereka selama ini mengandalkan telepon, sms, dan akses internet, yang lebih rendah ketimbang provider yang sudah ada sebelumnya.

“Kamerun merupakan pasar yang potensial dan Eto?o memiliki citra yang bagus. Dia akan sangat membantu bagi perusahaan ini,” kata Gueret, seperti dilansir AllAfrica.

Keberanian Eto’o terjun di bisnis itu tidak lepas dari melonjaknya kebutuhan warga Kamerun akan telekomunikasi. Berdasarkan analisis  konsultan bisnis Frost&Sullivan, pasar telekomunikasi di Nigeria, Kamerun, dan Pantai Gading terus bergerak naik.

Di sisi lain, bagi Orange, keputusan Eto?o membentuk perusahaan sendiri tentu sangat mengesalkan. Karena sebelumnya Eto’o merupakan duta Orange. Sekarang, dia pemilik dari sebuah perusahaan provider yang akan bersaing dengan Orange.

Kekuatan pencitraan Eto’o di Kamerun akan menjadi masalah besar buat Orange. Setelah Kamerun, Set?Mobile juga punya rencana untuk melebarkan sayap bisnisnya dengan meluaskan jaringannya ke beberapa negara tetangga.

“Butuh usaha yang sangat berat bagi kami untuk membentuk perusahaan ini. Saya gembira dan berharap perusahaan ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kamerun,” ujar Eto’o yang terkena sanksi btak boleh tampil dalam 15 laga bersama timnas Kamerun itu .