| Parpol Besar Jagokan Kader |
|
|
|
| Politik |
| Ditulis oleh roz |
| Rabu, 04 April 2012 09:39 |
|
JAMBI – Persaingan Pemilihan Umum (Pemilu) Walikota dan Wakil Walikota Jambi 2013 mendatang bakal seru. Partai politik (parpol) besar pun telah menyiapkan kader internal untuk maju. Hanya PDI Perjuangan, hingga kini yang belum ada kader internal. Sedangkan untuk tiga parpol besar, yakni Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN, masing-masing sudah ada kader yang menyatakan siap maju. Misalnya, SY Fasha sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Jambi, Effendi Hatta sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi, dan Sum Indra, sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Hasan Basri Agus (HBA) meyakinkan kembali Partai Demokrat pada Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Jambi, akan mengusung kader internal. “Kalau kita lihat, kita upayakan harus kader kita. Dan kita banyak punyak kader yang potensi untuk dimajukan,” sebutnya, beberapa waktu lalu. Disamping itu, kata HBA yang menjabat Gubernur Jambi ini mengaku, Partai Demokrat juga memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan kandidat yang nantinya akan diusung, salah satunya dengan melihat perkembangan hasil survey. “Intinya, kita akan lihat hasil survey,” ucapnya. Disinggung nama Effendi Hatta yang dikabarkan akan mendapat perahu Partai Demokrat, HBA mengaku kemungkinan tersebut bisa saja terjadi. Namun, perlu diketahui bahwa kader Partai Demokrat sangat banyak dan berpotensi untuk maju pada Pemilukada mendatang. “Kita bisa lihat, kini ada beberapa kader kita yang bersosialisasi. Namun, kita tetap mengacu dengan hasil survey. Intinya, kita tetap mengutamakan kader,” cetusnya. Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi Saipul Azwar mengaku persaingan di Kota Jambi tampaknya bakal seru. Ini dilihat dari bakal kandidat yang maju merupakan tokoh-tokoh politikus yang berpengalaman. “Semua kader internal yang dimajukan setiap parpol jelas sudah siap untuk maju,” ujarnya. Disinggung apakah PAN sudah siap mengusung kader internal, Saipul menegaskan PAN untuk di Kota Jambi sudah jauh-jauh hari menyiapkan kader internal. “Namun, PAN tetap akan mengikuti mekanisme partai untuk mengambil keputusan,” ucapnya. Kesempatan itu, Saipul juga mengaku semua tokoh yang akan maju dalam ajang Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Jambi 2013 mendatang memiliki kelebihan masing-masing. “Ini diprediksikan persaingan yang berat. Namun, tinggal ketokohan dan strategi yang dimainkan oleh parpol, termasuk PAN,” katanya. Disinggung soal pendamping, kata dia hingga kini belum dibicarakan. Persoalan apakah dari kader internal atau bukan, itu akan dilihat perkembangan politik kedepannya. “Soal pendamping, sifatnya kondisional. Bisa saja dari kalangan birokrasi atau kader internal,” tandasnya. Disamping itu, Partai Golkar memastikan kadernya untuk maju. Dengan memiliki banyak kader potensial, Partai Golkar bakal menempatkan kadernya menjadi calon walikota, atau di posisi nomor satu. “Kader Golkar menjadi nomor satu harga mati,” tegas Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi Zoerman Manap. Dikatakannya, DPD II Partai Golkar Kota Jambi berkemungkinan akan membuka pendaftaran kandidat di pertengahan tahun ini. Karena, enam bulan sebelum pelaksanaan, Partai Golkar sudah akan memutuskan siapa yang bakal mereka usung. “Pendaftaran akan dibuka untuk semua kandidat yang ingin menggunakan Partai Golkar,” katanya. Untuk survei, diakui Zoerman menjadi dasar Partai Golkar dalam menentukan siapa yang akan diusung. Sehingga, kader Partai Golkar yang ingin diusung harus mempunyai tingkat elektabilitas yang tinggi. “Kita lihat hasil survei. Jika ada kader yang surveinya tinggi mengapa harus mengusung kandidat lain. Tapi jika sebaliknya, kita tetap mengacu kepada survei,” jelasnya. Sementara, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto, mengaku hingga kini pihaknya belum fokus untuk bicara Kota Jambi. “Kita lebih fokus soal konsolidasi internal dengan menyiapkan semua infrastruktur partai. Dan jika tidak ada halangan, tanggal 10-15 April kursus kader (sekolah partai),” ujarnya. Kedua, lanjut mantan Presiden BEM IAIN STS Jambi ini, PDI Perjuangan mengimbau kepada seluruh kader internal untuk bersosialisasi. “Memang kita belum memeunculkan kader kita. PDI Perjuangan mempunyai mekanisme salah satunya dengan membuka pendaftaran dan survey. Selanjutnya juga dilakukan fit and propertest ditingkat DPP dan barulah diputuskan. Kita targetkan Mei 2012 ini sudah mulai star,” ucapnya singkat. Lantas bagaimana dengan kesiapan kader yang bakal maju, kemarin Effendi Hatta mengaku dialam demokrasi, siapa saja boleh maju dan tidak ada batasan sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Satu syarat dalam persaingan tidak ada musuh. Proses demokrasi tetap berjalan. Silahkan masyarakat yang memilih,” sebutnya. Lebih lanjut, kata dia jauh-jauh hari dirinya sudah menyatakan kesiapan untuk maju. Artinya, segala konsekuensi politik sudah siap untuk diterima. “Saya orang yang komitmen dalam proses demokrasi ini. Bagaimana jika kita tidak komitmen bisa mengembangkan demokrasi ini. Mari kita bersatu jangan persaingan dan perbedaan politik dijadikan musuh. Kalah atau menang hal yang biasa dalam alam demokrasi. Jangan jika kita kalah, saling menyalahkan. Mari bersatu bangun Kota Jambi ini yang lebih baik,” tandasnya. Sementara sebelumnya, Sy Fasha yang pada hari Senin (2/4) lalu menyatakan secara resmi siap maju sebagai calon Wali Kota Jambi periode 2013-2018 mendatang. Pernyataan maju tersebut, setelah melihat realita yang ada serta dorongan dari masyarakat Kota Jambi. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pedagang, petani, tukang ojek, majelis taklim, para pemuda dan mahasiswa, serta segenap komponen yang ada di Kota Jambi untuk memenuhi panggilan nurani rakyat. “Saya siap maju menjadi calon Wali Kota Jambi memenuhi panggilan masyarakat Kota Jambi,” ujarnya. Lantas, bagaimana dengan dukungan partai politik (parpol), terutama dari Partai Golkar? Kata dia optimis bakal mendapat dukungan dari Partai Golkar. Karena, sejauh ini dia selalu berbuat untuk Partai Golkar. “Insya Allah saya didukung Partai Golkar. Karena, mekanisme Partai Golkar jelas, mengusung kandidat berdasarkan hasil survei. Dan saya, berdasarkan hasil survei masuk tiga besar. Sudah sesuai dengan ketentuan partai,” terangnya. |








![]() | Online Hari ini | 8563 |
![]() | Online Minggu ini | 45682 |
![]() | Online Bulan ini | 165065 |