| Juventus Lapangkan Jalan Juara |
|
|
|
| Olahraga |
| Ditulis oleh jpnn |
| Rabu, 11 April 2012 07:09 |
|
PERBURUAN scudetto sudah memasuki fase krusial. Tinggal tujuh pertandingan lagi kompetisi Serie A Liga Italia akan berakhir. Juventus berada pada urutan terdepan dengan keunggulan hanya satu angka atas AC Milan (65-64). Masih sukar untuk memprediksi siapa yang keluar sebagai juara, tapi bila Juventus mampu melewati dua klub Roma, yakni Lazio dan AS Roma, maka jalan juara sangat lapang. Sebab, di antara tujuh pertandingan sisa, dua tim Ibu Kota itu paling menyulitkan. Untungnya, kedua pertandingan itu dilaksanakan di Juventus Stadium, sehingga Juve bisa mendapat dukungan dari tifosi fanatiknya. Yang terlebih dahulu bertarung melawan Juve adalah Lazio dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 01.45 WIB). "Sudah lama kami tidak berada di atas. Sekali lagi kami melakukannya dengan baik. Sekarang seglanya bergantung kepada kami. Bila kami memenangkan seluruh pertandingan sisa, scudetto pasti milik kami," kata Andrea Pirlo, gelandang Juve, seperti dikutip Football Italia. Keunggulan satu angka juga disertai dengan tekanan. Sekian lama tidak juara dan banyak dihuni pemain muda, membuat pelatih Juve Antonio Conte harus memperhatikan betul mental timnya. "Tekanan ada di kami dan kami siap," jelas Pirlo. Modal Juve untuk merebut tiga angka atas Lazio juga cukup bagus. Tidak ada satu pun pemain Juve yang absen. Semuanya siap bermain, tak ada yang cedera, tak ada yang skorsing. Tinggal skema apa yang diterapkan Conte di lapangan. Pada bentrok sebelumnya, Juve mampu mengatasi Lazio. Mereka menang 1-0 melalui gol tunggal Simone Pepe pada November tahun lalu. Selain itu yang tidak boleh dilupakan, Juve masih berstatus sebagai tim yang tidak terkalahkan di Serie A musim ini. Pertahanan mereka juga sedang bagus sejak Conte memasang tiga bek sejajar. Tim berjuluk Bianconeri itu belum pernah kebobolan dalam lima pertandingan beruntun. Mereka adalah klub dengan pertahanan terbaik, hanya kebobolan 17 gol. Lazio sendiri memang punya rekor yang buruk melawan Juve. Mereka tidak pernah menang dalam 14 bentrok terakhir dan selalu kalah dalam tiga laga terakhir di Serie A. Hanya, musim ini performa Biancocelesti, julukan Lazio, sedang menanjak. Mereka sekarang berada di tiga besar dengan 54 poin. Bersama dengan Udinese, Napoli, dan AS Roma, mereka sedang bersaing untuk memastikan satu tiket ke Liga Champions. Dua tiket lainnya nyaris dipastikan milik Juve dan Milan. Kekurangan Lazio sebelum menantang Juve adalah mereka datang tanpa striker andalannya Miroslav Klose yang cedera. Begitu juga dengan gelandang Senad Lulic dan bek Andre Dias. Selain itu, playmaker Hernanes sedang drop performanya. "Persaingan sangat ketat. Kami tidak boleh salah langkah karena ada tiga tim lainnya yang mengincar posisi kami. Apalagi, kali ini kami harus bertarung melawan tim kuat seperti Juve. Kami tidak ingin pulang tanpa angka," kata Stefano Mauri, gelandang Lazio. Senada dengan pemainnya, pelatih Lazio Edoardo Reja menilai, mereka akan menghadapi pertarungan sulit. "(Antonio) Conte merupakan salah satu pelatih terbaik. Juve juga punya pemain yang tangguh dan cepat. Pirlo juga sering membuat perbedaan," jelas Reja, seperti dikutip Goal. |








![]() | Online Hari ini | 7664 |
![]() | Online Minggu ini | 57650 |
![]() | Online Bulan ini | 177033 |