Baru Batanghari dan Tebo Usulkan Formasi CPNS PDF Cetak E-mail
Sosial
Ditulis oleh (fes/aki/pia)   
Rabu, 18 April 2012 10:30

JAMBI - Para pencari kerja yang mengidamkan jadi PNS di Jambi harus siap-siap kecewa. Karena, tidak semua daerah bisa melaksanakan seleksi penerimaan CPNS, yang rencananya digelar bulan Agustus nanti. Hingga kemarin, dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, baru Kabupaten Batanghari dan Tebo yang telah mengusulkan formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Kepala BKD Batanghari Ariansyah mengatakan, pihaknya mengusulkan penerimaan CPNS, karena jumlah pegawai di lingkup Pemda Batanghari masih kurang. “Kami sudah mengusulkan untuk membuka penerimaan CPNS tahun ini,” katanya, kemarin.

Berdasarkan moratorium, kata dia, daerah diperbolehkan membuka penerimaan CPNS apabila memang dibutuhkan atau mendesak. “Jumlah PNS di Batanghari saat ini hanya enam ribu. Jumlah itu jelas masih sangat kurang. Makanya, kita membutuhkan tenaga yang cukup banyak. Inilah dasar kami mengusulkan ke BKN,” jelasnya.

Seperti diberitakan, kabar seleksi penerimaan CPNS akan dibuka pada Agustus mendatang disampaikan oleh Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN-RB Ramli E. Naibaho di Jakarta, Senin (16/4) lalu. Atau paling molor digelar bulan Oktober, untuk mengisi postur anggaran 2012.

Dia mengatakan, sesuai dengan APBN 2012, kuota CPNS baru itu mencapai 134 ribu kursi. Rinciannya terbagi untuk instansi pusat sejumlah 38 ribu kursi, serta untuk instansi daerah sebanyak 96 ribu kursi. “Kuota ini nanti akan dibagi ke seluruh instansi yang mengusulkan CPNS baru,” katanya.

Ramli menegaskan, kuota nasional itu tidak seluruhnya diisi pelamar CPNS baru. Tetapi juga akan diisi oleh tenaga honorer kategori 1/K1 (digaji APBN atau APBN), honorer kategori 1/K2 (digaji non APBN atau APBD).

Selain itu, Ramli juga mengatakan, karena saat ini masih berada dalam masa moratorium CPNS baru, maka pengalokasian kuota tadi tidak sembarang. Yaitu, hanya untuk pos-pos atau bidang pekerjaan yang diperkecualikan terkena moratorium. Seperti guru, dokter, perawat dan bidan.

Ariansyah mengungkapkan, jumlah kebutuhan yang disulkan Pemda Batanghari sebanyak 1.643 CPNS. Jumlah itu sudah sesuai dengan kekurangan tenaga, baik itu tenaga teknis, tenaga guru dan tenaga kesehatan. “Kita sudah mengusulkan, namun bagaimana hasilnya kita tunggu keputusan pemerintah pusat,” terangnya.

Ariansyah menjelaskan bahwa Mempan memberikan kesempatan kepada daerah yang sangat membutuhkan membuka penerimaan CPNS dengan beberapa persyaratan. Diantaranya, membuat data tentang kebutuhan riil pegawai, membuat anggaran berbasis kinerja dan membuat analisis jabatan. Pemda diberikan deadline melengkapi persyaratan tersebut paling lambat 30 Juni.

Dari tiga persyaratan yang diminta, dua di antaranya sudah dilengkapi BKD Batanghari. Tinggal persyaratan anggaran berbasis kinerja yang belum dilengkapi. “Insya Allah secepatnya akan kami lengkapi,” katanya.

Ditanya kapan kuota CPNS untuk Batanghari diketahui, Ariansyah belum dapat memastikan. Biasanya, lanjut dia, kuota baru diketahui pada bulan Juli, dan tahapan seleksi penerimaan sekitar bulan september. “Sejauh ini kami fokus melengkapi semua persyaratan dulu. Kalau persyaratan yang diminta sudah lengkap, tentu peluang semakin terbuka,” katanya.

Bupati Tebo Sukandar juga mengaku BKD Tebo sudah mengusulkan formasi CPNS ke pusat. Namun, kata dia, disetujui atau tidak formasi yang diajukan belum diketahui. “Kita sifatnya hanya mengusulkan formasi ke BKN. Jika secara nasional melaksanakan, kita juga akan melaksanakan penerimaan CPNS tahun ini,” katanya.

Menurut Sukandar, formasi yang diusulkan Pemkab Tebo tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya yang dianggap perlu.

Terpisah, Kepala BKD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Abdul Rasyid mengaku, belum menerima surat edaran dari BKN terkait usulan formasi CPNS 2012. Namun demikian pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut ke BKN mengenai adanya wacana “angin segar” itu. “Sejauh ini belum ada edaran ataupun instruksi dari BKN ke kita soal itu (peneriumaan CPNS). Namun, yang jelas kalau memang diminta untuk mengusulkan akan kita usulkan nantinya, karena memang saat ini kita masih kekurangan CPNSD,” katanya saat dihubungi via ponselnya, kemarin sore.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Hatam Tafsir mengatakan,  pengajuan formasi CPNS oleh kabupaten kota belum ada dilakukan. Menurutnya, bila formasi itu diajukan, selain ditembuskan ke BKD Provinsi Jambi, juga perlu disusun cukup lama.

“Provinsi jelas tidak menerima CPNS tahun ini. Kalau kabuapten sampai saat ini belum ada yang mengajukan dan ditembuskan. Menyusun formasi itukan perlu waktu dan tidak secepat itu,” katanya saat dihubungi.

Kalau memang ada yang mengajukan formasi, paling hanya beberapa kabupaten kota saja yang bisa melakukan penerimaan CPNS tahun ini. Sebab, persyaratannya sangat ketat dan  postur APBD harus berimbang antara belanja pegawai dengan belanja langsung.

 

 
Baner
Baner
Baner

Cari Artikel

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterOnline Hari ini11651
mod_vvisit_counterOnline Minggu ini61637
mod_vvisit_counterOnline Bulan ini181020
Your IP: 54.242.233.11
 , 
Today: Jun 20, 2013