Jangan Percaya Kunci Jawaban PDF Cetak E-mail
Metro Jambi
Ditulis oleh enn   
Senin, 23 April 2012 10:59

KOTABARU – Pukul 15.30, kemarin (22/4), soal ujian nasional (UN) untuk SMP sederajat tiba di Dinas Pendidikan Kota Jambi. Soal dibawa satu unit mobil boks, dan satu unit mobil kijang. Paket soal tersebut berjumlah 161 kardus, yang kemudian dibawa menuju aula Dinas Pendidikan Kota Jambi di lantai dua. Dua mobil yang membawa soal itu juga dikawal dua aparat kepolisian.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Jambi Sukarman mengatakan, soal yang sampai itu merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan Kota Jambi. “Yang mengawal itu polisi, dan itu wewenang provinsi untuk menentukan siapa yang akan mengawal hingga sampai ke sini,” katanya, kemarin.

Di dinas sendiri, penjagaan soal juga sama seperti pada waktu penjagaan soal UN SMA lalu. “Ada yang berjaga di sini, baik itu dari dinas kota, polisi juga ada,” katanya. Sementara, pendistribusiannya juga dilakukan pada hari UN itu sendiri, yaitu pukul 06.00. Nanti tiap kepala sekolah mengambil soal ke dinas dan membawanya dengan pengawalan polisi ke sekolah masing-masing.

Secara teknis, pelaksanaan UN di sekolah dimulai pukul 08.00. Sebelumnya, pukul 07.40, pengawas sudah masuk ke ruang ujian, kemudian pada 07.45, peserta ujian masuk kelas. “Selama 15 menit itu dilakukan pembacaan tata tertib ujian, Kemudian mengisi LJUN (Lembar Jawaban Ujian Nasional). Jam 08.00, ujian dimulai,” kata Sukarman.

Sukarman meminta siswa jangan mudah percaya, jika ada kunci jawaban yang beredar. Ini terkait kejadian di SMAN 6 Kota Jambi beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, saat UN ini banyak pihak yang ingin mencari keuntungan. Untuk antisipasi, pihaknya telah memberikan informasi serta menghimbau kepala sekolah untuk memperketat pengawasan di sekolah pelaksana ujian. Menurut Sukarman, ada lima paket soal ujian, sementara kunci soal itu masih di pusat. Selain itu, scanning yang dilakukan Universitas Jambi (Unja) adalah pemindaian LJUN, bukan kunci soal.

Hingga sehari sebelum pelaksanaan UN SMP sederajat, belum ada siswa peserta UN yang melapor untuk melaksanakan UN di luar sekolah. “Sampai saat ini semua peserta masih diperkirakan ujian di sekolah,” katanya. Jumlah peserta UN SMP sederajat adalah 9.669. UN dilaksanakan selama empat hari, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama, Bahasa Inggris di hari kedua. Matematika dan IPA dilaksanakan pada hari ketiga dan keempat.