| Korban Kebakaran Masih Mengungsi |
|
|
|
| Jambi Timur |
| Ditulis oleh iis |
| Rabu, 11 Juli 2012 10:46 |
|
MUAROJAMBI - HINGGA kemarin (10/7), korban kebakaran yang terjadi di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi masih mengungsi. Namun, pascakebakaran, bantuan kepada para korban kebakaran terus mengalir, baik dari masyarakat maupun dari Pemerintah Kabupaten Muarojambi. Sementara, korban kebakaran tampak masih mengungsi di rumah tetangga dan sanak keluarga. Sementara, hingga kini korban kebakaran mengaku tidak mengetahui secara persis awal kejadian kebakaran tersebut. “Saya tidak tahu kapan api menyala. Waktu sampai disini api sudah besar membakar kios saya,” ujar Yati, korban kebakaran. Selain mengabiskan barang dagangannya yang berupa pakaian, kebakaran tersebut juga nyaris membakar anak Yati. Hingga kini, Aan, masih mengalami luka bakar yang serius pada tangannya. Kejadian tersebut terjadi lantaran Aan berusaha mendobrak pintu ruko karena mengira anak dan istrinya masih berada di dalam ruko. Padahal seluruh keluarganya telah keluar dari pintu belakang ruko. Sementara, Kepala Pemadam Kebakaran Muarojambi HM Taufik, sewaktu kebakaran sedang terjadi pihaknnya menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Tetapi karena besarnya api dan juga banyaknya bahan yang mudah terbakar, maka api cepat meluas dan menghanguskan lima ruko. “Mobil pemadam kebakaran kita kerahkan. Tapi saya juga menghubungi pemadam kebakan Kota Jambi, guna mengantisipasi kebakaran yang lebih luas lagi. Sebab, lokasi kebakaran berada di pasar, kawasan padat penduduk,” terang Taufik. Sementara Kadis Sosnakertrans M Yamin yang juga turut turun ke lokasi kebakaran, menyebutkan jika pihaknya telah memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran. “Bantuan berupa beras, ikan sarden, selimut dan bantuan lainnya langsung kita berikan kepada para korban,” kata Yamin. Untuk diketahui, kejadian kebakaran sekitar pukul 22.00, Senin (9/7) lalu itu menghanguskan sedikitnya 11 rumah yang dihuni 10 kepala keluarga. Tetapi, kejadian terparah yaitu pada lima ruko yang diduga sebagai sumber awal api. Polres Muarojambi sendiri juga terlihat telah memasang garis police line guna melakukan peyidikan. |