| BUMN Bentuk PT Peti Kemas Indonesia |
|
|
|
| Ekonomi & Bisnis |
| Ditulis oleh jpnn |
| Rabu, 25 Juli 2012 09:17 |
|
JAKARTA - Berbagai terobosan terus dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kali ini, BUMN-BUMN yang bergerak di sector jasa pelabuhan, akan membentuk anak usaha baru di bisnis pengelolaan peti kemas. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, empat BUMN pengelola pelabuhan, yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I - IV, sudah sepakat untuk mensinergikan pengelolaan peti kemas di seluruh Indonesia. "Nama anak usahanya PT Peti Kemas Indonesia, itu akan jadi pengelola peti kemas terbesar di Indonesia," ujarnya kemarin (24/7)." Menurut Dahlan, setelah PT Peti Kemas Indonesia terbentuk, maka seluruh kegiatan pengelolaan peti kemas di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo akan diserahkan kepada anak usaha baru tersebut. "Jadi, itu nanti semua pelabuhan ya, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, dikelola PT Peti Kemas Indonesia," katanya. Dahlan mengatakan, pembentukan anak usaha tersebut dimaksudkan agar pengelolaan peti kemas bisa dilakukan dengan lebih baik. Apalagi, dengan sinergi tersebut diharapkan bisa terjadi alih teknologi dan sistem pengelolaan peti kemas, termasuk peningkatan fasilitas. "Untuk pendanaan, mereka kuat, bisa juga ditambah dengan pendanaan eksternal," ujarnya. Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengatakan, untuk pendanaan PT Peti Kemas Indonesia, pihak Kementerian Keuangan menyarankan agar mencari pendanaan dari Asean Infrastructure Fund. "Tapi, masih terbuka juga opsi pendanaan lain," katanya. Saat ini, peningkatan kualitas pengelolaan peti kemas memang makin mendesak. Sebab, arus peti kemas inilah yang menjadi urat nadi perdagangan domestik dan ekspor, yang sangat vital bagi perekonomian nasional. Sebagai gambaran, arus peti kemas di Indonesia, terus menunjukkan tren peningkatan. PT Pelindo II mencatat, sepanjang Januari - Juni 2012, arus peti kemas di pelabuhan-pelabuhan yang dikelolanya mencapai 3,58 juta twenty feet equivalent units (TEUs), atau rata-rata naik 18,52 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sementara itu, PT Pelindo III menyebut, arus petikemas yang melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sepanjang semester I 2012 mencapai 1,392 juta TEUs, atau naik 1,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,37 TEUs. Rinciannya, lalu lintas arus peti kemas internasional mencapai 439.904 Box atau setara 619.287 TEUs. Sedangkan arus peti kemas domestik tercatat sebanyak 726.329 Box atau setara 773.695 TEUs. |