PKB Resmi Dukung Zulfikar Achmad PDF Cetak E-mail
 Dibaca: 372 kali.
Politik
Ditulis oleh roz   
Sabtu, 06 Februari 2010 14:42
JAMBI – Jelang pendaftaran calon gubernur (cagub) dibuka, beberapa partai politik (parpol) mengubah arah dukungan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), misalnya. Konvensi dan rapat pleno DPW PKB Provinsi Jambi yang dihadiri seluruh DPC se-Provinsi Jambi di Hotel Wiltop, beberapa bulan lalu, memutuskan mendukung Madjid Mu’az. Rapat pleno ketika itu dihadiri Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Namun belakangan arah dukungan PKB berubah. Kemarin (5/2), partai

yang memiliki dua kursi di DPRD Provinsi Jambi itu secara resmi menyatakan mendukung Zulfikar Achmad (ZA) dalam Pilgub Jambi 19 Juni 2010. Penegasan dukungan itu diungkapkan Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Ahmad Syafruddin. Menurutnya, dukungan PKB ke ZA adalah keputusan DPP.

Sayang Ahmad Syafruddin tidak memberi jawaban pasti apa yang menjadi alasan DPP PKB memutuskan memilih ZA. “Ini adalah keputusan DPP. Kami sami’na waato’na (patuh dan taat, red),” katanya.

Indikasi PKB berputar arah dalam Pilgub Jambi sebenarnya sudah terlihat pada Kamis (4/2) lalu. Saat pengambilan formulir calon gubernur partai pengusung Madjid Mu’az di kantor KPUD Provinsi Jambi, hanya ada perwakilan dari Partai Hanura, PPP, dan PBB. Sementara perwakilan dari PKB tak hadir dalam pertemuan tersebut.   

Sebelumnya DPW PKB Provinsi Jambi mengajukan tiga nama ke DPP PKB, masing-masing Madjid Mu’az, Safrial, dan Zulfikar Achmad.

Selain PKB, partai yang juga dikabarkan mengubah dukungannya adalah Gerindra. Informasinya, Partai Gerindra yang sudah mendukung Hasan Basri Agus (HBA) berbalik arah mendukung ZA. Padahal, Kamis lalu, perwakilan dari Partai Gerindra ikut dalam parpol pengusung dan pendukung HBA mengambil formulir.

Menurut adik kandung Zulfikar Achmad, Bachtiar Achmad, pihaknya sudah mengantongi surat dukungan dari DPP Partai Gerindra. “Sudah ada surat dari DPP untuk mendukung Pak Zulfikar. Surat itu ditandatangani langsung Pak Prabowo,” katanya kemarin.

Selain PKB dan Partai Gerindra, Bupati Bungo itu juga mendapat dukungan dari 21 partai nonparlemen (gurem). Namun dia tidak menyebut secara rinci partai-partai dimaksud. “Kita mengupayakan agar PBR juga bisa bergabung,” sambungnya.

Dengan dukungan gabungan parpol itu, Bachtiar mengklaim dukungan kepada Zulfikar hampir mencapai 15 persen. “Insya Allah sebelum penutupan, kita akan ambil formulir,” sebutnya.

Terpisah, klaim dari pihak Zulfikar itu ditanggapi biasa saja oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Syahbandar. Seperti sebelumnya, Syahbandar mengaku hingga saat ini DPD Gerindra belum menerima surat perubahan dukungan dalam Pilgub. “Yang jelas kita belum ada mendapat surat perubahan dukungan dari DPP. Hingga saat ini kita tetap mendukung HBA,” tegasnya.

Untuk diketahui, dukungan surat dari DPP Gerindra kepada HBA tersebut dengan nomor surat 09-468/A/DPP/Gerindra/2009 tertanggal 9 September 2009 yang langsung ditandatangani Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasko dan Sekjen DPP Ahmad Muzani.

Surat DPP itu berdasarkan rekomendasi dari DPD Gerindra Provinsi Jambi dengan nomor surat 015/DPD-Gerindra/Jbi/IX/2009 tertanggal 6 September 2009.

Terkait masih adanya cucuk-cabut dukungan dari parpol, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPUD Provinsi Jambi Azhar Mulia mengatakan, jika memang ada, tidak memengaruhi pengambilan formulir tersebut.

Sebaliknya, kata Azhar, jika satu parpol memengaruhi persentase dukungan sesuai aturan, pihak kandidat tersebut harus segera mencari dukungan parpol tambahan. “Yang terpenting harus memenuhi persentase dukungan sesuai aturan,” sebutnya.

Bagaimana jika ada dukungan parpol terhadap dua kandidat berbeda dalam pengambilan formulir? “Untuk masa pengambilan formulir tidak masalah, namun yang terpenting pada waktu pengembalian formulir yang diserahkan langsung cagub dan cawagub, setiap parpol harus melampirkan surat dukungan resmi dari DPP terhadap salah satu kandidat tersebut,” katanya.(roz)