PAN Masih Gamang PDF Cetak E-mail
 Dibaca: 309 kali.
Politik
Ditulis oleh Siti Masnidar, Jambi   
Senin, 08 Februari 2010 15:57
Belum Ajukan Nama-nama Cagub ke DPP

PENENTUAN nama calon gubernur Jambi dari Partai Amanat Nasional (PAN) tampaknya masih akan memakan waktu lama. Rapat koordinasi (rakor) DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi yang digelar hingga pukul 22.45 tadi malam belum juga menghasilkan satu nama pun untuk diajukan kembali ke DPP.

“Belum putus,” ujar Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi Chairul Naim M Anik seusai rakor di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jalan Sultan Thaha, itu. Menurut Chairul, belum tercapai kata sepakat karena adanya permintaan DPP untuk mengajukan nama Ratu Munawwaroh, istri Ketua DPW PAN Zulkifli Nurdin yang juga gubernur Jambi.

Sebenarnya, lewat dua kali penjaringan, DPW PAN sudah mengusulkan sejumlah nama ke DPP. Mereka antara lain Bupati Tanjab Timur Abdullah Hich, Bupati Tebo Madjid Mu’az, dan Hazrin Nurdin, adik kandung Zulkifli Nurdin. Namun DPP sepertinya tak berkenan dengan nama-nama tersebut. Alih-alih, mereka menyatakan keinginan untuk mengajukan Ratu yang sama sekali tak ikut mendaftarkan diri.

Ratu sendiri menyatakan menolak dicalonkan sebagai gubernur Jambi karena merasa masih banyak sosok lain yang lebih pantas. Bahkan dalam suatu wawancara belum lama ini, Ratu sampai meneteskan air mata sembari berkali-kali meminta maaf karena tak bisa memenuhi keinginan DPP.

Menurut Chairul, dari beberapa survei yang diadakan berbagai lembaga, seperti LSI, Fox, dan Charta Politika, Ratu yang kini anggota DPR RI dapil Jambi jauh unggul dan paling layak dibanding calon lainnya. “Kita akan menghadap DPP secepatnya,” ujar Chairul.

Informasinya, pengurus DPW PAN Provinsi Jambi berangkat ke Jakarta hari ini, memberitahu hasil rakor tadi malam ke Ratu. Informasi lain, Ratu akan menemui langsung Ketua Umum DPP PAN terpilih Hatta Radjasa membicarakan persoalan tersebut.

Sebelumnya, dua nama sempat menjadi perbincangan serius dalam rakor tersebut, yakni Hazrin Nurdin dan Abdullah Hich. Informasi di internal PAN, Hazrin paling banyak mendulang dukungan pengurus. Dia dianggap mampu menyaingi cagub lainnya dalam Pilgub Jambi 2010.

Tak masuknya PAN dalam koalisi cagub yang diusung Partai Demokrat, yakni Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus (HBA), juga menjadikan alasan PAN untuk mencalonkan Hazrin sebagai pesaing. “PAN harus bisa mengusung calon sendiri,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sementara Hich muncul sebagai alternatif jika PAN mengambil sikap di posisi nomor dua alias calon wakil gubernur (cawagub). Dalam posisi itu, Hich bisa berpasangan dengan HBA. “Tapi Pak Hazrin yang lebih banyak mendapatkan dukungan,” kata sumber itu lagi.

Pertemuan yang dimulai pukul 15.00 itu berlangsung alot. Awalnya pertemuan digelar di Hotel Abadi Suite Jambi. Namun sekitar pukul 19.30, pertemuan dipindahkan ke Rumah Dinas Gubernur.

Informasinya, Zulkifli Nurdin tidak bisa menghadiri pertemuan di Abadi Suite karena sakit. “Memang Pak ZN berencana hadir, tapi beliau sakit,” ujar Wakil Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi A Khusaini.

Soal pindahnya lokasi rapat, Khusaini mengaku karena peserta rapat dipanggil ZN sehingga dibahas bersama-sama.

Ditemui sekitar pukul 20.00, A Khusaini mengatakan pertemuan kemungkinan belum memutuskan cagub. Karena nantinya, nama-nama yang muncul nanti diusulkan ke DPP. “Kebetulan tanggal 9 ini (9 Februari 2010) ada acara di DPP sekaligus pelantikan. Di sini akan dibahas,” ujarnya.

Soal dua nama yang mencuat, sekretaris Tim penjaringan Cagub PAN itu enggan berkomentar banyak. “Itu masih rahasia dan masih dibahas,” tandas Khusaini.

Ketua DPD PAN Kota Jambi Sum Indra mengatakan akan siap menerima apa pun keputusan rakor. “Kalau saya pilih semuanya. Ikut hasil rakor saja,” katanya.

Ketua DPD PAN Bungo Dedy Putra pun mengatakan hal senada. Tapi dalam forum, informasi yang diterima, PAN Bungo mengusulkan Hazrin, Hich, dan Bupati Bungo Zulfikar Ahmad.

Sementara DPD PAN Muarojambi dikabarkan cenderung ke Hich. Hanya saja, Burhanuddin Mahir selaku ketua DPD PAN Muarojambo hanya menjawab sambil berseloroh. “Saya dukung saya sendiri. Hasil survei saya nomor 6. Itu belum sosialisasi,” katanya.

Sementara itu, saat pertemuan berlangsung di Hotel Abadi Suite, di luar hotel, tim sukses sejumlah cagub tampak hadir. Ada tim sukses Hazrin Nurdin, Madjid Mu’az, dan Hich. Malah kandidat cagub Zulfikar Ahmad juga terlihat di hotel.

Kehadiran Zulfikar untuk melobi PAN diakui Ketua Tim Penjaringan Cagub Hasan Ismail. “Wajar be,” ujarnya.

Ada wacana Hazrin-Zulfikar akan diduetkan. Sementara jika Hich yang muncul, dia akan disandingkan dengan HBA.

Sebelumnya Zulkifli Nurdin mendorong duet HBA-Hich dalam Pilgub Jambi 2010 mendatang. Apalagi istri Zulkifli Nurdin, Ratu Munawwaroh, menolak dicalonkan PAN meski mendapatkan restu dari DPP PAN.  “Dalam rakor, DPP masih menginginkan Ibu Ratu maju, namun karena sampai saat ini dia masih menolak, saya mendorong duet ini,” ujar ZN saat dikonfirmasi usai acara Gerakan Seribu Minang di RCC, Sabtu (6/2).

Dalam acara itu, HBA dan Hich yang turut hadir dalam acara itu terlihat akrab. Keduanya pun juga terlihat mesra dengan ZN. Namun demikian, dijelaskan ZN, keputusan akan diambil terkait sikap PAN dalam Pilgub Jambi seusai melakukan rakor pilkada pengurus PAN se-Provinsi Jambi di Abadi Suite.  

Sementara itu HBA saat dikonfirmasi mengaku masih menunggu. Hal senada juga disampaikan Abdullah Hich yang namanya direkomednasikan Partai Golkar sebagai cawagub. “Lihat saja nanti, kita masih menunggu,” ujarnya. Apakah nanti maju dari PAN atau Golkar? “Masih dalam tahap lobi,” tandasnya.(*)