Griya
Artistik dengan Gaya Eropa PDF Cetak E-mail
Griya
Ditulis oleh DWY SETYOWATI - MUARABUNGO   
Minggu, 15 November 2009 08:10

Terinspirasi dari Luar Jambi Hingga Mancanegara

MUARABUNGO - Megah dan bernilai seni tinggi. Itulah yang terpancar ketika melihat kediaman keluarga pasangan H Effendi dan Hj Isnaini yang beralamat di Jalan Sultan Thaha Nomor 80 Kecamatan Pasar Muarabungo, Kabupaten Bungo. Tak heran, rumah ini selalu mendapat sorotan dari setiap orang yang melintas di depan rumahnya.

Rumah mewah nan megah tersebut berdiri kokoh dengan dominasi tiang-tiang tinggi. Dengan menampilkan warna-warna muda, membuat yang memandangnya tidak bosan. Rumah yang elegan, mewah tersebut dibangun selama tiga tahun sejak 1997. Selama tiga tahun itu beberbagai kendala ditemukan sehingga penyelesaiannya tertunda.

Salah satu kendala yang sangat menganggu yaitu ketika harga karet anjlok. Maklum, sang pemilik rumah adalah toke karet di Bungo. Harga karet tak menentu saat itu membuat pembangunan sedikit terhenti. Namun, berkat kegigihan dan tekad untuk membangun rumah idaman itu akhirnya dapat diselesaikan.  

Menurut Isnaini, yang juga merupakan salah satu anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bungo tersebut, bahan bangunan banyak yang didatangkan dari luar Bungo. Ada bahan bangunan yang diperoleh dari Jakarta, Medan, Jepara, Jambi, bahkan ada pula bahan bangunan ataupun barang-barang yang mengisi ruangan rumah tersebut diperoleh dari luar negeri.

“Ada kaca lengkung di bagian atas rumah dibeli dari Cina,” tutur Isnaini, sang pemilik rumah. Isnaini mengatakan, ide dari seluruh arsitektur rumah adalah ide bersama, dia dan suaminya. Isnaini juga mengatakan bahwa setiap mengunjungi suatu tempat dalam perjalanan liburannya dari Jakarta serta berbagai daerah yang pernah dikunjungi, selalu teringat di dalam benaknya untuk dapat mewujudkan apa yang disaksikan di tempat lain, untuk dapat diwujudkan di dalam rumah mereka. 

Saat memasuki rumah yang berpagar tinggi itu, tamu disambut dengan sebuah taman kecil, serta lantai beton yang membuat suasana halaman depan tampak rapi dan terawat. Dari kejauhan, rumah tersebut memang cukup mencolok dengan berbagai aksesoris dari sudut luar rumah hingga di dalam rumah. Hal ini menambah rasa nyaman bagi pemiliknya.

Menariknya, suami-istri ini tidak lupa membangun sebuah musala kecil di dalam rumah. Di bagian tertinggi atap rumah, terlihat sebuah kubah yang tampak dari luar, di dalamnya ternyata ada musala kecil. Saat memasuki musala tersebut, terlihat ukiran jepara dengan ornamen kaligrafi yang sangat indah. Ruangan lainnya adalah ruang tamu yang cukup luas.

Selanjutnya, ada ruang tempat keluarga bercengkerama dan menonton televisi, dan di dekatnya ada ruang dapur bersih, serta sebuah mini bar. Di bagian paling belakang, terdapat ruang dapur basah yang tampak rapi. Rumah tersebut juga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan keindahan alam, dengan adanya sebuah taman kecil, serta rangkaian bunga plastik dan bunga segar di beberapa sudut rumah. (*)

 
Padukan Warna Pink dan Merah Muda PDF Cetak E-mail
Griya
Ditulis oleh ALI SADIKIN, Kota, Jambi   
Minggu, 08 November 2009 08:55

Selera pemilik rumah untuk mempercantik tampilan kediamannya berbeda-beda. Ada yang mencoba memadukan banyak warna di dalam rumahnya. Namun tidak sedikit pemilik rumah memilih dua warna saja.

Itulah diperlihatkan kediaman Ari Juniarman SH di Jalan Letkol A Tarmizi Kadir No 01, RT 12, Kelurahan Pakuan Baru, Jambi Selatan, Kota Jambi. Wakil sekjen PB HMI itu memilih dua warna, yaitu pink berpadu merah muda.

Warna pink melapisi dinding, sedangkan merah muda membalut setiap tiang dan konsen rumah yang tampak apik tersebut. “Kami memilih warna pink agar terlihat lebih cantik. Selain itu supaya tamu yang mencari rumah ini lebih mudah, cari saja rumah pink,” terangnya kemarin.

Rumah dengan gaya klasik itu memiliki teras di depan dengan dua tiang penyangga. Teras tersebut menghubungkan dengan pintu utama dan ruang tamu utama. Sementara di sebelah kiri terdapat garasi mobil dengan satu tingkat bangunan di atasnya.

Sementara itu, beberapa jendela ikut menghias kediaman sarjana hukum jebolan Universitas Batanghari itu. “Arsitek sendirilah. Sebelumnya kami melihat-lihat rumah ke mana-mana, lalu kami foto. Setelah itu baru kami memilih foto-foto tersebut untuk mengambil idenya,” kata kepala TK Athifah itu.

Lebih ke dalam, kita pun akan menjumpai ruang tamu dengan kursi berwarna cokelat dengan meja kaca dan bunga di atasnya. Selain di meja tamu, bunga yang lain pun ikut menghias di sudut-sudut ruang tamu tersebut. Ruangan kian terang dengan gorden berwarna oranye dan slayer berwarna putih. Sedangkan foto keluarga terpajang di dinding sehingga memperlihatkan kesan keluarga yang bahagia. Lampu hias pun ikut menghias, menempel di plafon griya itu.(*)

 
Sejuk dengan Bangunan Tinggi PDF Cetak E-mail
Griya
Ditulis oleh kin   
Minggu, 25 Oktober 2009 10:03

Sumur Resapan Solusi Air di Musim Kemarau

Setiap orang ingin memiliki rumah yang membuat orang betah berada di dalamnya. Karena itu, Membangun rumah idaman membutuhkan perhitungan yang matang. Selain perhitungan dari segi finansial juga yang tidak kalah pentingnya adalah dari segi kenyamanan dan keamanan. Salah satu rumah yang patut untuk di contoh adalah kediaman milik Prof Dr Sjarkawi MPd, Dosen Universitas Jambi.

Selanjutnya...
 
Elegan dengan Taman Penuh Bunga PDF Cetak E-mail
Griya
Ditulis oleh kin   
Minggu, 26 Juli 2009 16:24

Elegan dengan Taman Penuh Bunga

Kediaman Drs H Hafizi Msi yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim Lorong Kayu Manis 1 Telanaipura terlihat menawan. Rumah bertiang empat itu semakin mempesona dengan kehadiran taman indah nan luas terbentang di depannya. Di Taman seluas 200 meter tersebut terdapat bermacam-macam bunga.

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 2