Headline Nonjob, Mantan Pejabat Pemprov Ikut Lelang

Nonjob, Mantan Pejabat Pemprov Ikut Lelang

421
0
BAGIKAN
Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik.

JAMBI – Lelang jabatan tidak hanya dilakukan di Pemprov Jambi saja. Namun, di Kabupaten/Kota saat ini juga sedang dilaksanakan lelang jabatan untuk pejabat eselon II. Sejumlah Pejabat Pemprov Jambi, juga ikut serta mendaftar untun lelang jabatan. Tidak hanya untuk lelang jabatan Pemprov Jambi, namun juga di Kabupaten/Kota.

Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik mengatakan tidak ada larangan pejabat Pemprov ikut lelang jabatan di daerah. Dan dirinya sudah menanda tangani sejumlah surat permohonan izin mengikuti lelang jabatan pejabat Pemprov untuk ikut di Kabupaten/Kota.

Dia mengatakan di Pemkot ada lelang jabatan untuk Sekda, dan satu pejabat eselon II Pemprov sudah ikut mendaftar. Erwan mengatakan, Tagor Mulya Nasution sudah mendaftar untuk lelang jabatan Sekda Kota Jambi. Pejabat eselon II A yang kini menjabat sebagai staf ahli Gubernur bidang Pemerintahan itu sudah diizinkan ikut lelang jabatan. “Kalau eselon II Pemprov baru Pak Tagor yang sudah ikut,” katanya.

Selain Tagor, sejumlah pejabat yang dinonjobkan oleh Gubernur Jambi beberapa waktu lalu juga diketahui mendaftar lelang jabatan. Agus Sanusi, mantan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi yang kini nonjob, ikut lelang jabatan untuk jabatan eselon II di Tanjung Jabung Timur.

Kemudian Eni Haryati, mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan (BPMPP) Provinsi Jambi juga ikut lelang jabatan di Tanjabbar. “Ada satu lagi, Ibu Eti yang di Bappeda ikut lelang jabatan di Tanjabbar juga. Baru itu yang sudah mengajukan izin dan saya tanda tangani. Ini menunggu pembukaan lelang jabatan di daerah lain, mungkin ada lagi yang akan ikut,” katanya.

Menurutnya, mungkin saja sebenarnya banyak pejabat nonjob yang ingin ikut lelang. Namun, terkendala dengan usia. Untuk pejabat nonjob atau pejabat eselon III yang ingin ikut lelang eselon II, dikategorikan sebagai promosi jabatan. Usianya, maksimal hanya 56 tahun. Sehingga ketika usia lebih dari 56 tahun otomatis tidak bisa ikut lelang jabatan. “Kalau dari eselon II ke eselon II, itu bukan promosi. Batas usianya 58 tahun,” katanya.

Sementara itu, untuk lelang jabatan Pemprov Jambi sendiri kemungkinan akan diperpanjang waktu pendaftarannya. Sebab, empat hari menjelang masa pendaftaran berakhir tanggal 22 Mei nanti, peminat lelang 31 jabatan ini masih belum mencukupi. Namun, ketika ditanyakan berapa jumlah yang mendaftar hingga saat ini, Erwan mengatakan belum bisa memastikan. “Senin nanti baru akan kami publikasikan berada jumlah pendaftar. Kalau kurang, akan kota perpanjang dua minggu,” ujarnya.

Sementara itu, Tagor Mulya ketika hendak dikonfirmasi menggenapi keikut sertaannya dalam lelang jabatan Pemkot Jambi, tidak bersedia memberikan komentar. “Belum bisa berkomentar soal itu,” tandasnya singkat. (enn/mui)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here