Daerah Romi Haryanto Kumpulkan Semua Pejabat

Romi Haryanto Kumpulkan Semua Pejabat

83
0
BAGIKAN
Romi Haryanto, Bupati Tanjab Timur, memberikan langsung surat peringatan (SP) kepada puluhan pejabat. Foto: Ammiruddin/Jambi Independent

MUARASABAK – Bupati Tanjab Timur, Romi Haryanto, mendadak mengumpulkan semua pejabat eselon II, III dan IV. Ini bukan pertemuan biasa. Bupati langsung memberikan “surat cinta” sebagai teguran keras. Dia memastikan akan ada pejabat yang baru dilantik akan nonjob karena melanggar fakta integritas.

Pertemuan yang bertajuk rapat koordinasi (rakor) tersebut, ternyata merupakan evaluasi Bupati Romi Hariyanto, tanpa diketahui siapapun. Sekitar 30 pejabat lebih mendapat surat peringatan (SP). Di antara pejabat itu, ada yang mendapat SP 1 dan ada SP II.

Bahkan dari puluhan pejabat yang mendapat SP tersebut, tiga di antaranya merupakan pejabat tinggi pratama. Yakni Lutfiah, selaku Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Kemudian Syahruddin, Kadis Dukcapil, serta Pertadi Kesuma, Kepala Satpol PP dan Damkar. ”Surat peringatan ini saya stempel dan lipat sendiri. Saya sengaja tidak memberitahu siapapun termasuk Pak Wakil dan Sekda,” ungkapnya, kemarin (19/1).

Lalu apa kesalahan para pejabat itu? Ternyata, secara diam-diam, Rabu malam lalu, Bupati mengecek keberadaan semua pejabat yang ada di Tanjabtim dengan menelepon satu persatu. Makanya, yang mendapatkan surat teguran merupakan pejabat tidak berada di Tanjabtim. ”Saudara-saudara kok pelit nian. Saudara beli rokok di Jambi, tapi puntungnya di buang ke Tanjabtim. Bagaimana saudara mau membangun Tanjabtim ini,” kata Romi Haryanto dengan nada sedikit tinggi.

Sebelum pengukuhan dan pelantikan belum lama ini, dia menolak beberapa nama yang diajukan Baperjakat. Namun karena Baperjakat bersikukuh dan terus meyakinkan, akhirnya bupati menerima usulan tersebut.

“Ternyata saya salah besar karena hasilnya nol besar, beberapa nama yang sempat saya ragukan ternyata hari ini (kemarin, red) terbukti mengecewakan,” tegasnya.

“Saya pastikan yang mendapat surat ini ada yang non job, karena sudah saya pantau dan saya lihat. Saya pastikan dalam waktu dekat ada yang nonjob,” tambahnya.

Dia minta bagi pejabat yang tidak sanggup menjalankan seluruh poin yang tertera di fakta integritas mundur. Komitmen yang telah dibangun dan disetujui jangan dianggap main-main. ”Jangan karena kita sudah berkawan sudah lama dan bergaul sudah lama. Saya tidak gila hormat, tapi tolong  hargai apa yang sudah kita sepakati,” tegasnya.

Bupati minta pada BKD Tanjabtim untuk mentelusuri pejabat yang layak untuk duduk diesolon III dan IV dan berdomisili di Tanjabtim. ”Kalau tidak siap silakan mundur, saya tidak butuh orang orng yang tidak mempunyai komitmen. Saudara dilantik bukan bayar, saudara dipercaya karena penilaian baperjakat, maka itu perlu di evaluasi kembali,” sambungnya.

Terpisah Robby Nahliansyah, mengatakan, pihaknya telah berulang kali mengingatkan agar pejabat yang ada untuk tinggal di Tanjabtim. Namun, hal itu sepertinya tidak didengar dan diabaikan. ”Kita sudah sampaikan berulang kali, saat saya melakukan sidak ke organisasi perangkat daerah hal ini juga disampaikan, tapi masih juga,” tambahnya.(ami/ira)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here