Hukum Terasi Mematikan Beredar di Angso Duo

Terasi Mematikan Beredar di Angso Duo

BAGIKAN
Terasi yang mengandung bahan berbahaya, yaitu Rhodamin B, alias pewarna tekstil. Foto: Rendi Lahara/Jambi Independent

JAMBI – Terasi berbahan mematikan dan berbahaya beredar luas di Pasar Tradisional Angso Duo, Kota Jambi. Masyarakat diminta ekstra waspada dan hati-hati.

Kemarin, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jambi menyita 14 karung terasi darii toko distributor milik JH, Jalan Ir Sutami, Kecamatan Pasar Kota Jambi, atau tepatnya di wilayah gang siku.

Penyitaan ini dilakukan, lantaran terasi itu mengandung bahan berbahaya, yaitu Rhodamin B, alias pewarna tekstil. Perkiraan sementara, berat total semuanya lebih dari 1,2 ton.

BERITA TERKAIT:

Ujang Suprayitna, Kepala BPOM Jambi ketika dikonfirmasi mengatakan, temuan terasi yang mengandung pewarna tekstil ini, ketika pihaknya melakukan pengawasan rutin. Dalam pemeriksaan, tim sengaja membawa alat penguji kandungan dalam makanan. “Ketika diuji, ternyata mengandung Rhodamin B, atau zat pewarna tekstil,” katanya saat dihubungi kemarin.

Terasi ini hanya ditemukan di satu kios saja. Mendapati kandungan bahan berbahaya itu, seluruh terasi berwarna merah ini langsung disita dan dibawa ke kantor BPOM Jambi. Di sana, BPOM Jambi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ujang mengatakan, pihaknya akan mendalami lagi dari mana terasi itu berasal, dan siapa yang membuatnya. Berdasarkan keterangan awal dari pemiliki kios, terasi itu didatangkan dari Provinsi Riau. “Itu baru data awal berdasarkan keterangan pemilik kios. Tentu kami akan lakukan pemeriksaan lebih mendalam,” katanya.

Saat ini kata dia, yang diamankan baru sebatas barang bukti. Sementara pemeriksaan terhadap pedagang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Nanti didalami, pedagang juga di-BAP. Untuk sementara keterangan yang didapat, pedagang itu menjual saja, bukan memproduksi. Katanya berasal dari luar Jambi,” kata Ujang.

Loading Facebook Comments ...