Hukum Tersangka Alkes RSUD Dilimpahkan

Tersangka Alkes RSUD Dilimpahkan

141
0
BAGIKAN
Ilustrasi. Foto: Istimewa/Jpnn.com

JAMBI – Dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi tahun 2015, akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi. Kedua tersangka, yakni Diah Anggarani, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Wulandari, Kuasa Direktur dari PT Arun Pertama Karya.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi yang menangani kasus dugaan alkes senilai Rp 15 miliar tersebut, sudah melimpahkan tersangka dan barang bukti dari penyidikan ke penuntutan. Saat ini, penuntut umum tengah menyiapkan dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi.

Dedy Susanto, Kasi Penkum Kejati Jambi, mengatakan pelimpahan tersangka dan barang bukti sudah dilakukan. “Dua tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan penyidik ke penuntut umum,” katanya. “Dalam pelimpahan tahap dua ini, tersangka tetap ditahan,” tegasnya.

Seperti diketahui, kedua tersangka ini telah ditahan oleh penyidik, beberapa waktu lalu. Keduanya ditahan di Lapas Klas IIA Jambi.

Mereka ditahan tim penyidik setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan Alkes tahun 2015, yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 8,5 miliar.

Keduanya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik karena dianggap pihak yang bertanggungjawab. Penetapan tersangka ini dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara dan alat bukti. Sebelum ditahan, Diah sempat menjalani pemeriksaan. Namun beda dengan Wulandari. Dia ditahan setelah ditangkap tim penyidik di sebuah rumah makan di rumah sate Senayan, Jakarta.

Penangkapan dilakukan oleh tim penyidik, karena dianggap tidak kooperatif. Tersangka sudah tiga kali dipanggil, namun tidak datang. Sehingga akirnya tim penyidik, melakukan pencarian, dan berhasil menangkap mereka. (ira/rib)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here